Abu vulkanik akibat erupsi gunung berapi dapat menempel pada berbagai bagian kendaraan. Pada mobil listrik dan mobil hybrid, pemeriksaan perlu dilakukan lebih teliti karena terdapat sensor keselamatan, sistem pendingin baterai, serta komponen kelistrikan yang perlu dijaga kondisinya.

Berikut beberapa bagian penting yang sebaiknya diperiksa setelah mobil terkena abu vulkanik.

1. Periksa Sensor Honda SENSING

Mobil Honda yang dilengkapi Honda SENSING memiliki kamera dan sensor radar yang membantu berbagai fitur keselamatan aktif. Jika permukaannya tertutup abu, kemampuan sensor dalam mendeteksi kondisi sekitar kendaraan dapat terganggu.

Bilas terlebih dahulu menggunakan air bersih sebelum membersihkannya dengan kain mikrofiber. Hindari menggosok permukaan sensor dalam kondisi kering karena partikel abu dapat bersifat abrasif.

Jika indikator peringatan Honda SENSING tetap muncul setelah dibersihkan, lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.

2. Bersihkan Ventilasi Pendingin Baterai

Mobil hybrid dan listrik memiliki sistem pengelolaan temperatur baterai. Karena itu, kisi-kisi ventilasi pendingin baterai perlu dipastikan tidak tertutup debu atau abu vulkanik.

Lokasi ventilasi berbeda pada setiap model kendaraan. Periksa buku manual untuk mengetahui posisi dan cara membersihkannya. Jangan menyemprotkan air langsung ke area kelistrikan atau ventilasi baterai.

3. Cek Charging Port Mobil Listrik

Bagi pemilik mobil listrik, charging port juga perlu diperiksa setelah kendaraan terkena abu. Pastikan area konektor bebas dari debu, kotoran, dan kelembapan sebelum melakukan pengisian daya.

Jangan memaksakan konektor jika terdapat kotoran pada terminal. Jika charging port terkena abu dalam jumlah banyak atau muncul peringatan sistem pengisian, sebaiknya lakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

4. Periksa Filter Udara Mobil Hybrid

Pada mobil hybrid, mesin pembakaran internal tetap menjadi bagian dari sistem penggerak. Filter udara mesin berfungsi menyaring partikel sebelum udara masuk ke mesin.

Paparan abu vulkanik dalam jumlah besar dapat membuat filter lebih cepat kotor. Periksa kondisi filter sesuai prosedur pada buku manual dan lakukan penggantian apabila kondisinya sudah tidak layak.

Cara Membersihkan Mobil Setelah Terkena Abu Vulkanik

Jangan langsung mengelap bodi mobil yang masih dipenuhi abu vulkanik. Partikel tersebut dapat menggores permukaan cat ketika bergesekan dengan kain.

Bilas kendaraan menggunakan air terlebih dahulu untuk mengurangi abu yang menempel. Setelah itu, lanjutkan proses pencucian menggunakan metode yang sesuai. Perhatikan pula area roda, kolong, kaca, dan bagian eksterior lainnya.

Untuk mobil listrik dan hybrid, hindari menyemprotkan air bertekanan tinggi secara langsung ke sensor, konektor, charging port, atau komponen kelistrikan.

Kapan Mobil Perlu Diperiksa di Bengkel?

Jika setelah terkena abu vulkanik muncul lampu indikator, pesan kesalahan, penurunan performa, gangguan pengisian daya, atau fungsi Honda SENSING tidak bekerja normal, segera lakukan pemeriksaan.

Khusus kendaraan hybrid dan listrik, jangan mencoba membongkar atau menangani komponen baterai tegangan tinggi sendiri. Serahkan pemeriksaan kepada teknisi yang kompeten agar kondisi kendaraan tetap aman.

Tetap Perhatikan Kondisi Mobil Setelah Hujan Abu

Membersihkan bodi saja belum cukup setelah mobil terkena abu vulkanik. Sensor Honda SENSING, ventilasi baterai, charging port, dan filter udara pada mobil hybrid juga perlu diperhatikan.

Dengan melakukan pembersihan dan pemeriksaan secara tepat, mobil listrik maupun mobil hybrid dapat tetap terjaga kondisinya dan siap digunakan kembali setelah terkena paparan abu vulkanik.

Jangan lupa untuk selalu cek dan service kendaraan mobil honda anda, di Honda Anugerah Sejahtera Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *